Friday, July 12, 2019

Pintar tapi kenapa kurang pinter?

Apa ya tidak sadar ya mereka bahwa sekarang sedang diadu. Yang punya uang banyak, dialah yang menang. Lalu tidak berupaya untuk nengok belakang dan dibiarkan tertinggal.

Ditambah lagi, masing-masing ekor bersusah payah untuk menjadi paha, dada, yang kapan sampainya, entahlah.

Mestinya kira sepakat untuk tidak jebol sampai luar melainkan sistem satu pintu yang sepenuhnya diatur oleh diri kita sendiri. Pihak lain pasti akan mengikutinya. Namun ini yang terjadi, para ekor ini berupaya menjadi dada dengan cara spesifik tak terkendali.

0 comments:

Post a Comment



 
^

Powered by Blogger blogger addicted por UsuárioCompulsivo
original Washed Denim por Darren Delaye
original content by OmAlbari as admin
Creative Commons License